fbpx

Tips Membuat Script Untuk Videomu. (Part 1)



Pernahkah kamu melihat sebuah video yang isinya membuat kamu bingung? Atau konten video yang tidak jelas membahas tentang apa? Apa yang kurang dari video tersebut? Meskipun video tersebut sudah melewati beberapa tahapan.

Apakah kamu sedang mencari tahu tentang cara membuat video yang lebih menarik sekaligus mampu menarik perhatian para penonton? Salah satu ruh atau jiwa sebuah video ada di script video, atau yang biasa disebut naskah. Yup, kamu perlu mempersiapkan naskah secara baik dan benar lho, entah itu video yang memiliki durasi 30 detik atau film full-length. Saat kamu membuat video, skrip bisa membantu dan sekaligus memandu dalam proses pembuatan video lebih terarah dan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan.


Nah, sudah penasaran bagaimana cara membuat naskah video yang baik?
Yuk, kita lihat tips-tipsnya, supaya videomu benar-benar mengena di hati penonton.

Persiapkan Checklist Script Video Explainer.

Ini merupakan daftar bahasan/hal-hal apa saja yang harus masuk dalam video kamu nanti.

  • Sebutkan nama calon konsumen kamu.  Sebagai sebuah perusahaan/vlogger/marketing, kamu perlu membuat nama sapaan untuk calon konsumen kamu. Dengan adanya nama sapaan, maka kamu membangun kedekatan emosional dengan calon konsumen. Sebagai contoh, kamu pengusaha cake pastry, maka kamu bisa membuat kata sapaan seperti “cake lovers.”.
  • Angkat masalah yang ada. Disekitar kamu, pasti ada masalah yang bisa dihubungkan dengan produk yang kamu miliki. Saat penonton melihat ada masalah yang mereka juga alami, maka tercipta ikatan emosional.
  • Daftar solusi terhadap masalah tersebut. Dari masalah-masalah yang sudah kamu temukan, berikan solusi-solusi yang dapat ditemukan. Dari sederet solusi yang ada tersebut, pastikan salah satu solusinya adalah produk yang kamu tawarkan.
  • Keuntungan menggunakan produkmu. Tonjolkan benefit dan bagaimana cara kerja dari produkmu, sehingga penonton mendapat nilai tambah bagi hidup mereka saat membeli produk-produkmu. Sebagai contoh, kamu menjual kue pastry, maka tunjukkan benefitnya seperti bahan dasarnya organik & tanpa pewarna buatan.
  • Call to Action (CTA). Pada bagian akhir, ajak penonton video untuk menggunakan/memakai produk yang kamu tawarkan. Gunakan Call To Action, agar penonton semakin menarik.

Psikologi Penulisan Script Video Explainer

Dalam menulis script/naskah sebuah video, maka kamu juga perlu memperhatikan beberapa hal agar video yang kamu buat dapat diterima dan dipahami dengan mudah. Berikut tips-tips yang sebaiknya kamu gunakan saat menulis naskah.

  • Gunakan kalimat yang mudah dipahami. Dalam membuat naskah, gunakan kalimat-kalimat yang singkat, padat, dan mudah dipahami. Hindari untuk menggunakan kalimat negatif, seperti “harga kami tidak mahal”, karena kalimat negatif dapat mengurangi bahkan mengaburkan makna yang ingin kamu sampaikan. Kamu bisa saja langsung menulis “harga produk terjangkau untuk semua kalangan”.
  • Gunakan statement yang terukur. Gunakan pilihan-pilihan kata yang terukur, seperti “1.171 orang sudah menggunakan produk kami”. Dengan menggunakan kata/angka yang terukur maka penonton videomu telah menangkap pesanmu, coba bandingkan jika kamu menggunakan kalimat “sudah banyak orang yang menggunakan produk kami.”
  • Gunakan jumlah orang sebagai pembanding, daripada menggunakan persentase. Memberikan data pada penonton akan membangun kepercayaan pada brand. Lebih baik gunakan pembanding agar lebih mudah dipahami daripada menggunakan persentase. Sebagai contoh “7 dari 10 orang adalah perokok pasif”, berbeda dengan “70% orang adalah perokok pasif”. Namun, tidak semuanya juga perlu dilakukan pembanding.
  • Gunakan kata ganti orang pertama. Pilih kata ganti orang pertama (tunggal/jamak), karena saat menggunakan “kita” atau “kami”, maka akan memberikan emosi positif dimana penonton diajak ikut serta untuk melakukan apa yang ada di dalam video.
  • Berikan kebebasan pada calon konsumen untuk memilih. Yang dimaksud adalah tidak memaksa penonton untuk mengikuti apa yang tertera dalam video dan berikan kebebasan memilih pada penonton. Saat memberikan kebebasan memilih rasa ingin mencoba dari penonton akan terbangun lebih alami.
  • Hindari promosi langsung di awal video. Memberikan argumen yang padat, singkat, dan jelas memang diperlukan, namun tidak persis di awal video karena akan merusak “mood” penonton. Ada baiknya di awal video, seharusnya penonton tidak menyadari motif atau aksi yang akan kamu lakukan dalam video.

Itu tadi sederet tips dalam menulis naskah untuk video explainer. Apakah kamu sudah siap untuk membuat naskah berdasarkan tips di atas tadi?

Baca Juga:

Tania
Selamat , selamat datang di animasistudio.com. ada yang bisa Tania bantu?
Ada Yang Bisa Kami Bantu?